Air Bersih Adalah Prioritas Pemerintah

Air bersih adalah air sehat yang dipergunakan untuk kegiatan manusia dan harus bebas dari kuman-kuman penyebab penyakit, bebas dari bahan-bahan kimia yang dapat mencemari air bersih tersebut. Air merupakan zat yang mutlak bagi setiap mahluk hidup dan kebersihan air adalah syarat utama bagi terjaminnya kesehatan (Dwijosaputro, 1981). Menurut Peraturan Menteri Kesehata RI Nomor : 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang syarat-syarat pengawasan kualitas air, air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.
Sedangkan kebutuhan akan air bersih di indonesia menurut Permen PU no:14/PRT/M2010 adalah 60liter/orang/hari. Begitu tinggi kebutuhan air bersih bagi kehidupan sehari – hari, sehingga pemerintah mengupayakan percepatan pencapaian penyediaan infrastruktur air minum, baik dalam hal kuantitas, kualitas, kontinuitas maupun aksesibilitas air minum layak untuk masyarakat.


Upaya percepatan penyediaan air minum tersebut diperlukan untuk mencapai target Pemerintah sebagaimana yang diamanatkan dalam Millenium Development Goals (MDG’s), yaitu tercapainya akses air minum layak 100%, dan meningkatnya akses sanitasi layak 100% pada tahun 2019.
Mengawal program percepatan tersebut, pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan program dan anggaran daerah untuk pembangunan layanan air minum dan sanitasi. Pada Pasal 12 Ayat 1 UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bahwa pelayanan air minum dan sanitasi merupakan kewenangan daerah dan menjadi urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Pemerintah daerah dimandatkan dapat mewujudkan 100% akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat.

Air Bersih Di Kota Lhokseumawe
Menurut data Baseline 100 – 0 – 100/RO Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Akhir tahun 2017 di beberapa gampong seperti Gampong Batuphat Barat, Gampong Pusong Lama, Gampong Meunasah Mesjid bahwa masih banyak kk (kepala Keluarga) yang belum memiliki akses langsung terhadap sumber air bersih, dan terindikasi ±70% belum terpenuhinya kebutuhan akan air bersih untuk kebutuhan sehari – hari. Adapun jumlah kk yang belum memiliki akses dan belum tercukupinya air bersih tersebut tersebar pada kawasan kumuh flag-1 setiap gampong berdasarkan SK Walikota no. 561 tahun 2014.
Proses Pembangunan Sumur Bor Oleh KSM Mawar
Gampong Pusong Lama Sumber Dana BDI T.A 2018
Kondisi ketidakterpenuhinya air bersih tersebut diakibatkan oleh bebebrapa faktor, diantaranya; pelayanan jaringan PDAM yang belum maksimal, secara geografis gampong Batuphat Barat dan Gampong Pusong Lama berada diwilayah pinggiran laut sehingga masyarakat tidak dapat menggali sumur gali sebagai sumber air bersih.
Untuk mencukupi kebutuhan air bersih sehari – hari selama ini masyarakat Gampong Batuphat Barat memanfaatkan sumur bor yang telah dibangun secara bersama pada beberapa titik. Sedangkan secara kapasitas keberadaan sumur bor tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan semua masyarakat sehari – hari. sedangkan, masyarakat Gampong Pusong Lama dalam memenuhi kebutuhan air bersih sebagian masyarakatnya terpaksa membeli air bersih perjerigen setiap harinya.Berdasarkan kondisi tersebut di atas, maka Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di beberapa gampong tersebut ini, menjadikan kebutuhan pemenuhan akses air bersih sebagai skala prioritas pada perencanaan kegiatan BDI (Bantuan Dana Investasi) Tahun Anggaran 2018.

BKM dan masyarakat berharap dengan dibangunnya sumur bor tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga tida ada lagi masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap sumber air bersih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*